24
MEI
Wagub Yogyakarta Berikan Apresiasi Terhadap Program Green and Clean

Yogyakarta , Selasa, 10 Mei 2011

” Apresiasi yang tinggi kami ucapkan kepada para inisiator program DIYGC, ke depannya program ini diharapkan akan terus dilakukan, sepanjang waktu dan tidak hanya bersifat seremonial saja, dan bisa menggugah seluruh lapisan yang ada di kota Yogyakarta untuk bertanggung jawab terhadap keberlangsungan lingkungan di kota Yogyakarta “ Wakil gubernur DI Yogyakarta, Sri Paduka Paku Alam IX mengawali sambutan Gubernur DI Yogyakarta .

 

Udara  cerah yang mengawali Selasa pagi di Kota Yogyakarta, tepatnya di Bangsal kepatihan Kantor kegubernuran DI Yogyakarta telah dipenuhi undangan dari para camat, perwakilan walikota, Bupati, dinas , instansi terkait serta para pejabat pemerintah propinsi DI Yogyakarta. 

 

Program Daerah Istimewa Yogyakarta Green and Clean (DIYGC) kembali diluncurkan tahun ini. Program lingkungan yang menitik beratkan pada pendampingan masyarakat dalam mengelola lingkungan  ini memasuki tahun keempat.

 

Pada tahun ini ada yang berbeda pada program ini. Dari keempat kabupaten dan satu kota di propinsi DIY, program akan fokus pada satu kota dan kabupaten, yaitu kota Yogyakarta dan kabupate Sleman. Hal ini dikarenakan pada dua wilayah kota tersebut memiliki jumlah penduduk cukup tinggi diantara kabupaten lainnya. Sehingga manfaat program dapat lebih berdampak pada masyarakatnya. Sedangkan 3 kabupaten lainnya tetap mendapatkan pendampingan program yang tidak kalah intens dari kedua kota ini. Harapannya juga, kedua kota dan kabupaten ini dapat menjadi contoh program bagi kota atau kabupaten lainnya, bahkan daerah sekitar DI Yogyakarta.

 

Hal senada diungkapkan oleh Astri Wahyuni, Assistant Manager Program Lingkungan, Yayasan Unilever Indonesia, ”fokus program tahun ini akan lebih dititik beratkan pada pengelolaan sampah kering, melalui Bank sampah, dimana masyarakat dapat memperoleh nilai ekonomis dari pengelolaan sampah kering tersebut, dan dapat menunjang program ini secara berkesinambungan.” Ungkapnya. Dukungan yang tak kalah tingginya juga diungkapkan oleh wakil walikota kota Yogyakarta, H Haryadi Suyuti, “jadikan Yogyakarta sebagai kota pariwisata yang juga menjadikan aspek hijau dan bersih menjadi bagian dari budaya, melalui bank sampah .“ 

 

Sebagai catatan, sampai dengan tahun 2010, wilayah yang ikut  dalam program DIYGC tercatat sebanyak 361 RW / Pedukuhan , dengan total kader kurang lebih 3000 orang kader lingkungan.

 

Green and Clean