Program yang dinantikan oleh para komunitas sekolah telah hadir kembali di tengah-tengah kita, Program Jakarta green school. Program ini adalah pemberdayaan masyarakat di sekolah mengenai pemilahan sampah pemahaman dari 3R serta teknis pembuatan kompos.
Perbedaan di tahun-tahun sebelumnya adalah pada tahun 2011 ini adalah pembentukan polisi sampah di setiap sekolah yang ada. 10 polisi sampah ini diharapkan bisa menjadi kepanjangan tangan program Green School di sekolah.
Dengan tugas yang cukup berat sebagai tim yang mengawasi kegiatan kepedulian terhadap lingkungan di sekolah, menegur temanya ketika ada yang buang sampah sembarangan, mengkampanyekan Program Green School.
Pelatihan Jakarta Green School dilaksanakan, di kantor BPLHD Provinsi DKI – Jakarta, Gedung Nyi ageng Serang, Pada hari Selasa, 18 Oktober 2011, pelatihan ini diawali oleh sambutan dari Tim Jakarta Green School, Sasa Sari Tobing “ Di harapkan dengan pelatihan Program Jakarta Green School Makin banyak lagi siswa/I pada tingkatan SD dan SMP yang lebih peduli lagi terhadap lingkungan disekolahnya” Ucap beliau pada saat pembukaan pelatihan.
Materi dari pelatihan ini adalah pemberian motivasi terhadap para peserta guru dan Siswa di sekolah, dibangkitkan semangatnya dibuka wawasannya serta dirubah pola fikir peserta mengenai kepedulian terhadap lingkungan di sekolah, diharapkan pada sesi pemberian motivasi ini, para peserta pelatihan mampu mengkampanyekan serta menjadi leader untuk program Jakarta Green School ini di sekolahnya masing – masing.
Selanjutnya materi ini diisi oleh teknis pembuatan kompos, bagaimana cara membuat kompos dengan berbagai teknik biofori, takakura dan lain sebagainya. Diharapkan setelah pelatihan ini para peserta mampu mengimplementasikan apa yang didapat pada saat pelatihan bisa dituangkan di sekolahnya masing dan dapat disosialisasikan ke ekolah yang ada.
Antusias peserta pelatihan sangat tinggi, dilihat dari banyaknya pertanyanyaan yang dilontarkan, salah satu nya siswi dari SMPN 49 yang menanyakan tentang peranan polisi sampah disekolah, sangat tertariknya program Jakarta Green school dan diharapkan dapat terus diadakan setiap tahunnya” bapa Badar dari SMPN 258 Jakarta Timur.
Green and Clean