1
NOV
Pemberdayaan Masyarakat Kanal

Di Kota Makassar terdapat saluran air yang membentang sepanjang 14 Km yang disebut dengan Kanal. Sejak tahun 1990, Kanal ini berfungsi sebagai penyeimbang volume air dan juga sebagai basis utama pengendalian banjir di Kota Makassar. Seiring berjalannya waktu kondisi kanal makin mengalami penurunan fungsi dan juga penurunan kondisi fisik yang memprihatinkan. Berbagai upaya dan tindakan yang telah dilakukan tidak serta merta memberikan dampak yang begitu baik akan keberadaan fungsi kanal tersebut. Telah tercatat sejak pada tahun 2007 Pemerintah Kota Makassar bekerjasama dengan aparat TNI dan juga Yayasan Peduli Negeri serta warga sekitar melakukan pembersihan kanal.

 

Ada banyak respon positif dari beberapa pihak yang juga turut memberikan sumbangsih dalam kegiatan tersebut. Perubahan yang nyata dari kondisi fisik mungkin agak sulit untuk dilakukan, dengan program pemberdayaan masyarakat kanal maka seyogyanya tanggung jawab akan kondisi kanal serta pelestariannya dibebankan kepada warga yang bermukim di sekitar kanal tersebut. Problematika yang besar dihadapi adalah volume sampah yang terus meningkat dan mengendap di dasar kanal. Dulu Kedalaman kanal 9 meter, namun kini tinggal 2-3 meter saja.

 

Pertanyaannya, apakah fungsi kanal sebagai penyeimbang volume air masih berfungsi ataukah kanal yang ada sekarang telah beralif fungsi menjadi tempat sampah super panjang dengan endapan sampah sedalam 6 meter. Selain itu kondisi air kanal yang berwarna pekat pucat banyak mengundang serangga dan juga binatang pengerat untuk lebih banyak berkembang biak. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya bangunan tambahan di bibir kanal yang menjadi tempat aktivitas keseharian oleh masyarakat setempat.

 

Sampai pada tahun 2010, Yayasan peduli Negeri terus menjalin kerjasama dengan pemerintah Kota Makassar dan juga aparat TNI untuk tetap melanjutkan program pemberdayaan kanal. Alhasil 3 tahun pendampingan telah terbentuk beberapa kelompok masyarakat yang telah menjalankan program bersih kanal hasil edukasi dan sosialisasi oleh tim motivator Yayasan Peduli Negeri. Selain itu, terdapat kader lingkungan kanal yang jumlahnya mencapai 500 orang yang tersebar di lima kelurahan yang berpusat pada wilayah kanal Sinrijala.

 

Kedepan dengan kondisi yang sudah ada diharapkan program ini mampu mencapai target yang diinginkan. Masih banyak kendala dan juga hambatan pelaksanaan program ini yang membuat akan semakin tersudut kondisi kanal yang diharapkan. Dengan semangat dan juga keikhlasan berbuat serta dukungan maka kembali bersih kanal akan dilakukan di tahun 2011 dengan membawa gagasan dan ide yang lebih maksimal serta efektif.

 

Masyarakat dalam peran sertanya bersih kanal akan terlibat langsung untuk mengoptimalkan proses sadar fungsi dan sadar kewajiban akan kondisi kanal yang kembali menjadi fungsi utama pada saat kanal tersebut dibangun. Tahun ini, Yayasan Peduli Negeri yang selama ini menjadi mitra Yayasan Unilever Indonesia dan pemerintah kota kembali dipercaya untuk melakukan pendampingan dan sosialisasi tentang pemberdayaan masyarakat kanal.

 

Berbagai kegiatan telah dilakukan antara lain, sosialisasi di balaikota yang diikuti seluruh camat dan lurah serta tokoh masyarakat. Selain itu, sosialisasi juga dilaksanakan di tingkat masyarakat. Dimana masing-masing kelurahan menyiapkan waktu dan lokasi bagi tim Yayasan peduli Negeri dan dinas pertamanan dan kebersihan untuk melakukan sosialisasi.  Rencananya kegiatan yang bertajuk program seratus hari kanal bersih pemerintah kota ini akan berjalan hingga bulan November mendatang.

 

Green and Clean