
Sampah plastik dalam sebulan dapat berjumlah kurang lebih ratusan kilo. Bahayanya lagi plastik akan terurai dalam kurun waktu ribuan tahun. Maka dari itu, saat ini banyak sekali kampanye yang mendukung inisiatif pengurangan plastik dengan cara sistem daur ulang.
Cara pandang seperti ini sudah tumbuh didiri ibu tiga anak, Heryanti Simarmata (40), sejak tahun 2007. Ibu Heryanti adalah ibu rumah tangga yang sering dipanggil Ibu Yanti. Memang sejak dini, beliau sangat menyukai seni keterampilan dalam berkarya.
Ibu Yanti menemukan pemikiran bahwa sampah plastik rumah tangga memberikannya peluang besar bagi dirinya dan lingkungan. Beliau yang kemudian memunculkan ide dengan mengubah sampah plastik menjadi benda bernilai dengan label Trashion.
Dengan melibatkan ibu rumah tangga di sekitar dia tinggal, Ibu Yanti berhasil mengolaborasikan kreativitas dan kemandirian usaha produk Trashion hingga menjadi industri rumahan.
Tentunya kegiatan yang dilakukan oleh Ibu Yanti diperlukan tuntunan dan pelatihan. Yayasan Unilever Indonesia selain memberikan pelatihan juga mendukung usaha Ibu Yanti berupa mesin jahit. Saat ini Ibu Yanti sudah berhasil memiliki lima mesin jahit, 10 pegawai dan jaringan komunitas daur ulang Trashion di Jakarta.
"Tak hanya pemulung, Ibu rumah tangga saat ini mulai sadar untuk mengumpulkan sampah plastik, mencuci, dan menjualnya sebagai bahan baku produksi kami," kata Ibu Yanti yang biasa membeli sampah plastik senilai Rp 3.500 - Rp 5.000 per kilogram.
Produksi produk Trashion meningkat tiap tahun. Hampir kurang lebih 500 produk terjual kepada pelanggan setia Ibu Yanti. Oleh karena itu, Ibu Yanti dikaruskan memiliki konsisten yang tinggi dalam bisnisnya.
Namun semua ini tampak berjalan lancar dengan upaya dia memberdayakan komunitas ibu rumah tangga dan pemulung terkait penyediaan sampah plastik, dan membagi porsi tugas setiap karyawannya untuk tahap pencucian, pengeringan, pemotongan, penjahitan, pemolaan hingga finishing.
Hasil akhir dari kreativitas Ibu Yanti adalah tas laptop, tas pinggang, tas belanja, tas make-up, tas lunch-box, backpack, sandal, dompet, casing ponsel, dompet koin, travel bag, payung, dan lainnya. Selebihnya, Ibu Yanti senantiasa menerima pesanan untuk produk lain. Kisaran harga dimulai dari Rp 15.000 sampai Rp 400.000. Harga sangat bergantung ukuran dan tingkat kesulitan desain dan modelnya.
Green and Clean